"Kyuhyun sshi ??"
saat Soo yun masih berusaha memutar otaknya untuk mengingat siapa orang yang bernama Kyuhyun diapartemen mereka, muncul seorang laki-laki dari arah dapur yang sedang menggulung lengan bajunya.
"ya?"
Soo yun spontan menoleh ke arah suara itu. tepat disampingnya, seorang pria bertubuh tinggi sedang menatap ke arahnya. Laki-laki itu memakai baju turtleneck lengan panjang berwarna putih dengan celana panjang hijau khaki. berambut coklat ikal yang berpotongan tidak terlalu panjang ataupun pendek, dan bermata coklat yang terlihat sangat jelas.apa itu kontak lens? batin Soo yun bertanya-tanya.
"kau pasti Soo yun sshi. Yoora sshi sudah bercerita tentangmu juga. annyeong haseo", seru laki-laki itu sambil tersenyum. manis sekali.
"eh? annyeong. . .", sahut Soo yun yang masih terpaku melihat laki-laki itu.
"eh! cerita tentangku? Eonnie!!" seru Soo yun setelah menyadari sesuatu.
"wei gu rei? aku hanya mengenalkanmu secara tidak langsung pada Kyuhyun ah. aku memberitahu dia kalau tetangganya itu adalah mahasiswa jurusan musik universitas Incheon, blasteran Indonesia Korea, dan cukup cerewet." jawab Yoora tidak berdosa sambil mencubit pipi Soo yun
"eonnie!" ujar Soo yun sambil berusaha menghindar.
"aku kan cuma memperingatkan dia lebih dulu, agar dia bisa menyiapkan mentalnya berhadapan denganmu. dan, yah! jangan memanggilku seperti itu lagi!".
"ehem!, karena Soo yun sshi sudah datang. bagaimana kalau saya memperkenalkan diri lagi?", sela laki-laki itu cepat. dia tahu perdebatan dua gadis itu akan berlangsung lama jika tidak ada yang menghentikan mereka.
"annyeong Haseyo. choneun Cho Kyuhyun-rago haeyo. baru pindah ke apartemen ini seminggu yang lalu." ujarnya dengan suara yang cukup datar.
oh, jadi ini laki-laki yang baru pindah itu. pikir Soo yun
"saya baru tiba dari Austria seminggu yang lalu, banyak urusan yang harus saya selesaikan dikeimigrasian disini. jadi saya baru bisa berkenalan dengan kalian semua sekarang. saya minta maaf karena tidak bisa memperkenalkan diri lebih awal."
ternyata laki-laki itu yang bernama Kyuhyun. Cho Kyuhyun. nama yang bagus, cocok untuknya yang manis pikir Soo yun lagi.
"hoaahm,, ahjussi ahjumma aku permisi pulang dulu ya. aku sudah sangat mengantuk. Kyuhyun ah terima kasih makanannya, enak sekali. ayo Sungminnie", ujar Yoora sambil berdiri
Kyuhyun hanya tersenyum dan menjawab, "cheonmaneyo. ."
"dan kau Soo yun ah. kau tidak tidur? istirahat atau sebagainya?", tanya Yoora pada Soo yun, dia tahu temannya itu sudah mengantuk juga. dia bisa melihatnya dari matanya.
"ne. aku permisi pulang ahjussi, ahjumma. terima kaih tehnya ahjumma, enak."
"kalau begitu aku juga permisi", sambung Kyuhyun tiba-tiba
"selamat malam semuanya"
"tidur yang nyenyak ya,"ujar ahjumma sambil tersenyum
setelah mengantar Yoora dan Sungmin ke pintu apartemen mereka. Soo yun dan Kyuhyun menaiki tangga bersamaan.
"siapa nama lengkapmu? Yoora memberitahuku tadi, tapi aku lupa"
"Han Soo yun", jawab Soo yun singkat
"hmm, kau campuran ya."
"ya. Indonesia Korea"
"aku masih ingat yang itu. lalu siapa yang orang Korea?"
"ibuku"
"oh, jadi beliau yang memberimu nama Soo yun? marga Han juga dari ibumu?"
"ya"
"kau juga tinggal di Indonesia dulu kan? siapa nama Indonesia mu?"
"Arimi Larasati"
"Han Soo yun dan Arimi Larasati. Flawless Lotus, aku suka nama Koreamu"
"gomawo"
"kau bisa berbicara lebih banyak kok, Soo yun ah. jangan takut, aku tidak percaya kau orangnya cerewet kok" goda Kyuhyun
"hha, kau belum tahu."
"tapi aku lebih suka berbicara dengan orang yang cerewet dari pada orang yang pendiam. bisa tidak membantuku?"
"mwo?"
"berbicaralah dengan leluasa. jangan hanya menjawab seperlunya saja" jawab Kyuhyun disertai senyumannya yang begitu manis.
"oh,, ne.. arraseo"
"bagus. nah, kita sudah sampai. selamat malam Soo yun ah." seru Kyuhyun sambil membuka pintu apartemennya.
"se..selamat malam"
sesudah masuk ke apartemennya. Soo yun berbalik mentap pintu apartemennya. dia merasa ada yang aneh dari laki-laki itu, dia seperti pernah melihatnya. tapi dimana?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar