hari ini Soo yun pulang lebih lama dari biasanya, dosennya tak mengizinkannya pulang sebelum ia dapat memainkan melodi yang diajarkan dosen itu. langit sudah gelap, Soo yun turun di halte dekat dengan apartemennya. dia mulai berjalan dengan cepat saat ia menyadari ada seseorang yang berjalan tepat dibelakangnya , mungkin mengikutinya setidaknya itulah yang ia rasakan. semakin cepat ia berjalan, orang dibelakangnya pun semakin cepat juga.
tepat saat suara datang dari arah belakang,"Soo yun. .", Soo yun merasa bahunya dipegang.
Soo yun lalu berbalik dengan cepat dan langsung menghantamkan tasnya ke arah orang tersebut disertai teriakan yang cukup kuat. setelah melayangkan pukulannya, Soo yun langsung berlari sekuat tenaganya menuju apartemennya, ia bahkan menabrak Sungmin yang juga akan masuk ke gedung apatemen mereka. begitu sampai, ia langsung berhenti dan tersengal-sengal.
"Soo yun noona? ada apa?" seru Sungmin sambil menghampiri Soo yun.
Soo yun tidak dapat menjawab pertanyaan Sungmin, ia masih berusaha bernapas.
"Soo yun?"
Yoora melongokkan kepala dari pintu apartemennya, karena ia mendengar ada suara ribut-ribut.
"ada apa? Lho? Soo yun ah, kau kenapa?" ahjussi juga keluar dari apartemennya disusul oleh ahjumma dibelakangnya.
"penguntit. . pegang. . pukul. . lari. . " Soo yun menjelaskannya dengan terengah-engah.
"jjinja?! kau diikuti orang lalu kau memukulnya dan lari?" seru Yoora sambil berjalan mendekati Soo yun yang duuk lemas dilantai.
tepat saat Soo yun ingin menjawab prtanyaan Yoora, pintu gedung apartemen terbuka.
"mungkin lebih tepatnya menghantam", sahut suara yang baru datang itu.
Kyuhyun baru saja masuk sambil memegangi kepalanya.
"Soo yun ah, kau membawa apa ditas mu? batu?" ujarnya lagi sambil memegangi kepalanya, meringis.
Soo yun menoleh dan memperhatikan dengan seksama laki-laki itu.
"Kyuhyun ah, kau kenapa? kepalamu kenapa?" ujar Yoora bingung
"nona ini sepertinya lebih tau", sahut Kyuhyun sambil menatap Soo yun
"Soo yun ah, Kyuhyun ah. apa yang terjadi sebenarnya??" ahjussi menatap Soo yun dan Kyuhyun bergantian.
wajah Soo yun bersemu merah,ia menundukkan kepala untuk menyembunyikannya lalu menjawab.
"sepertinya aku telah salah sangka ahjussi. kupikir yang tadi itu penguntit, atau semacamnya.jadi, saat dia menyentuh bahuku, aku langsung memukulnya dengan tasku. kemudian ku langsung lari sekuat tenaga kemari tanpa berpikir apa-apa lagi"
Soo yun melirik ke arah Kyuhyun dan berujar lagi,
"ternyata orang itu adalah Kyuhyun...", ujarnya malu.
"astaga, Soo yun ah. kami pikir kau benar-benar dikejar penguntit." ujar ahjussi lega.
"habis, Kyuhyun mengendap-endap begitu. mencurigakan." sahutnya lagi
"lho? aku kan sudah memanggilmu. tapi kau melah menghadiahiku tasmu yang keras itu," jawab Kyuhyun sambil jongkok didepan Soo yun yang masih terduduk dilantai.
"apa isinya? kau betul-betul membawa batu ya?" gurau Kyuhyun polos.
"ini tugas-tugas ku yang belum selesai dan buku-bukuku", jawab Soo yun sambil menunjukkan isi tasnya.
"pantas, bukumu setebal ini", ujar Kyuhyun sambil mengambil buku yang paling tebal.
"ya sudah. sudah tidak apa-apa kan? ahjussi masuk dulu." ujar ahjussi sambil berlalu bersama ahjumma masuk ke apartemen mereka.
"Soo yun, sepertinya kau harus meminta maaf pada Kyuhyun ah" ujar Yoora sambil masuk ke apartemennya diikuti Sungmin di belakangnya, meninggalkan Soo yun dan Kyuhyun berdua.
"mianhe, kyuhyun. jeongmal mianhe."
"tidak ku maafkan." ujar Kyuhyun sambil membantu Soo yun berdiri.
"mwo?"
"ada syaratnya kalau kau mau aku memaafkanmu"
"syarat?"
"besok temani aku keliling Seoul seharian"
"hah?"
"aku sudah lama tidak menginjakkan kaki di Seoul.jadi aku butuh sedikit bantuan untuk menunjukkan ku jalan-jalan disini.Seoul selama 10 tahun pasti sudah banyak berubah"
"biar kupikirkan dulu"
"yah, kau tidak dalam posisi bisa mempertimbangkannya"
"jadi ini perintah?"
"seperti itulah"
"hmm, asal kau mau mentraktirku makan siang. bayaran karena menemanimu seharian."
"tapi kau kan juga berhutang maaf dariku?"
"tidak mau ya sudah"
"ya, ya, baikalah."
"besok jam 10 di halte tadi"
"bukankah kita satu apatemen? kenapa kita tidak pergi bersama saja?"
"besok aku ada sedikit urusan dikampus"
"baiklah"
kemudian Soo yun dan Kyuhyun naik ke apatemen mereka masing-masing. Soo yun masuk duluan ke apartemennya.tanpa disadari Soo yun , Kyuhyun belum masuk ke apartemennya. laki-laki itu masih memandangi Soo yun dari saat ia membuka pintu sampai masuk ke apatemennya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar