Kamis, 01 April 2010

part VIII

"Soo yun !"

Soo yun langsung menoleh ke arah datangnya suara yang sudah akarab ditelinganya itu.

"oppa. ."

mereka lalu berjalan bersama keluar dari gedung fakultas menuju taman besar yang ada didepannya.kemudian mereka berdua duduk dibawah bangku taman yang diatapi pohon besar yang cukup rindang.

"jadi, oppa akan pergi lagi?" ujar Soo yun pelan.

Heechul tidak langsung menjawab pertanyaan dari gadis itu. rasanya berat sekali lidahnya untuk berkata 'ya'.

"kali ini berapa lama? kau tidak akan lupa meneleponku sperti waktu itu kan?" ujar Soo yun lagi. kali ini sambil menunudukkan kepalanya, menyembunyikan wajahnya yang pasti sudah terlihat menyedihkan.

"aku tidak akan lupa kali ini, Soo yun ah"

appa Heechul jatuh sakit dan harus di opname di rumah sakit karena stress dan kelelahan.amma dan adiknya yag masih kecil, Ryeowook sudah pergi duluan kesana untuk menjaga ayahnya. dan Heechul akan berangkat lusa untuk menyelesaikan pekerjaan appanya sekalian melihat kondisinya, sepertinya dia akan berada di Beijing untuk waktu yang cukup lama. Soo yun tahu soal ini dari Yoora tadi malam.

"kau harus cepat pulang. .", suara yang keluar dari mulut Soo yun semakin parau, genangan air mata sudah menutupi pandangannya hingga semua terlihat kabur.

"aku tidak bisa berjanji Soo yun ah. ."

"lalu aku harus bagaimana? aku akan kehilangan oppaku. .", mulut Soo yun terasa begitu getir saat mengucapkannya. sebutir air matanya jatuh ketelapak tangannya yang dingin diterpa angin.

"jadi aku harus kembali padamu begitu. .", tanya Heechul sambil menatap lembut ke arah Soo yun yang masih menunduk.

Soo yun sama sekali tak mengira ucapan itu akan keluar dari mulut Heechul.dia tidak bisa berkata apa-apa lagi. mulutnya sudah terlalu kelu untuk bicara.

"kalau begitu aku akan kembali Soo yun ah",

Soo yun langsung menatap Heechul dan mendapati tangan Heechul sedang mengelus pipinya dengan lembut.

"untukmu. tapi nanti sepertinya akan ada yang ingin kusampaikan padamu. dan sebaiknya kau juga mengatakan sesuatu padaku. kalau tyidak aku akan pergi lagi", ujar Heechul sambil mengacak-acak rambut Soo yun. Soo yun sadar, pasti wajahnya sudah seperti kepiting rebus sekarang.tapi dia senang, sangat senang.

"o. .oppa mengancamku"

"ne", jawab Heechul sambil mengerutkan kening, berpura-pura berpikir

"ba. .baiklah. arraseo. . "

"bagus. nah sekarang aku pergi dulu. banyak yang harus kupersiapkan.jangan menangis lagi, kau jelek sekali kalau menangis"

Heechul menghapus air mata Soo yun dengan jari-jarinya yang lembut. perasaan seperti ini yang Soo yun inginkan untuk selamanya. dan sekarang dalam hatinya, Soo yun sudah mengetahui apa yang akan dikatakannya nanti pada Heechul. Saranghae.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar