“Pagi,Yoora onnie !!”
“mwo?! Kau ini! Beraninya pagi-pagi begini kau sudah. . . .”
Sebuah keanehan, pikir Yoora. Seharusnya sekarang Soo yun sedang sangat depresi. Tapi, sekarang dia begitu terlihat ceria. Ada apa ini? Pikir Yoora dalam hati.
“oh, pagi Yoora!”
“Kyu-Kyuhyun!!! Apa yang kau lakukan disini? Pagi-pagi begini? “ seru Yoora heboh
“apa yang sudah kau lakukan pada Soo yun? Hah? Jawab aku!”sambungnya lagi sambil menarik kemeja Kyuhyun
“ tu-tunggu dulu. . “
“onnie, Kyu tidak melakukan apa-apa kok. Dia hanya menemaniku disini semalaman.”
“mwo. . ?” sahut Yoora bengong
Seharusnya sekarang dia sangat kalut dan sebagainya. Dan tentu saja tak ada seorang pun yang bisa mendekatinya seminggu kedepan, termasuk aku. Dan melihat Soo yun yang sekarang Yoora berjanji pada dirinya sendiri tidak akan mengungkit soal itu lagi sampai Soo yun sendiri yang terlebih dahulu bicara. Tapi yang cukup mengherankan, seorang yang baru seperti Kyuhyun bisa menenangkannya hanya dalam waktu semalam.
Asahi masih berusaha untuk mencerna apa yang terjadi sebenarnya.
“kau mau sarapan disini Yoora?” tawar Soo yun dari arah dapur
“y-ya, tentu. .”
“kopi atau susu?” seru Kyuhyun sambil membuka sekotak susu dan menghangatkannya
“susu, terima kasih”
“ehm, kalian tau apa yang sekarang kurasakan?”
“apa?” sahut Kyuhyun dan Soo yun bersamaan.
“aku seperti sedang mengunjungi temanku yang baru saja menikah. .” ujarnya pelan sambil memandang mereka berdua yang sibuk didapur mungil Soo yun
Keduanya saling bertatapan, kemudian tertawa terbahak-bahak.
“Yoora, kau terbentur sesuatu sebelum datang kemari? Semua kalimat yang dari tadi kau keluarkan sangat mengejutkan.” Seru Kyuhyun disela-sela tawanya
“kau benar Kyu, dia mungkin terbentur sesuatu” sambung Soo yun
“ha ! Ayolah ! Siapapun yang berada di tempatku sekarang akan mengatakan hal yang sama !” seru Yoora balik
Kyuhyun dan Soo yun kembali bertatapan dan diam, tidak tertawa kembali seperti tadi. Keduanya seperti menyadari sesuatu dan mulai salah tingkah, berusaha mencari kesibukan.
“apa kubilang ? Hmm ?”
“ini rotimu Yoora.” Ujar Soo yun sambil menyodorkan sebuah piring berisi roti bakar dan telur mata sapi.
“ini untuk menutup mulutku, kan ?” ujar Yoora sambil menyipitkan matanya
“ye, diam dan minumlah ini” sambung Kyuhyun datar dan memberi segelas susu untuk Yoora.
“sudah kuduga pasti ada sesuatu” ujar Yoora lagi sambil menyeruput susu yang sudah dihangatkan Kyuhyun tadi.
“Yoora !” seru keduanya serentak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar