Berita yang diterimanya dari Yoora barusan membuat hatinya melonjak kegirangan, “Heechul pulang!”, jeritnya dalam hati sambil melompat lompat di ruang tamu mungilnya.
“tanggal 23 bulan ini, hari apa itu?” tanyanya pada dirinya sendiri sambil meraih kalender di meja.
“sabtu!. Apa yang harus kulakukan? Itu tiga hari lagi. Aku akan memasak. Ah, tidak. Bagaimana kalau makan di tempat biasa. Tapi nanti dia bosan, di Beijing sana dia pasti sudah sering makan mie dan sejenisnya. Lalu aku pakai baju apa?. . . “ , Soo yun menggumam dan mondar-mandir kesana kemari didalam apartemennya hingga lelah dan tertidur tanpa mengganti pakaiannya.
“pagi, Soo yun ah”
Suara yang akrab ditelinga Soo yun memanggilnya saat dia hendak menuruni tangga menuju lantai satu.
“ah, pagi Kyu. Bagaimana kabarmu hari ini?”
“hoo. ., sepertinya kau sedang girang hari ini. Dan jika aku benar, aku akan dapat makan siang gratis kan?”
“hei, kenapa begitu?”
“karena kau sedang senang. Kau harus berbagi kebahagiaan mu dengan orang- orang disekitarmu”, gurau Kyuhyun dengan memperhatikan jam tangannya.”bagaimana kalau sekarang?”
“uhm, tidak bisa Kyu. Hari ini aku ada janji menjemput seseorang dibandara bersama Yoora. Bagaimana kalau lain kali?”
“sepertinya orang yang penting sekali. .” gumam Kyuhyun
“kenapa kau berpikir seperti itu?” tanya Soo yun bingung sambil berjalan ke pintu kamar Yoora.
“karena kau bilang lain kali, tidak nanti malam atau besok. Dengan kata lain kau tidak akan ada waktu bermain denganku selama orang itu ada disini” jelas Kyuhyun sambil membenamkan kedua tangannya ke dalam mantelnya.
“ha! Kau cemburu Kyu?”
“ne. . , yah ! aku tidak cemburu! Untuk apa aku cemburu? Tidak masuk akal. .” bantah Kyuhyun , wajahnya yang biasanya tenang berubah merah.
“kau cemburu padaku,Kyu. Akui saja, lihat. Wajahmu sudah memerah seperti itu.” Goda Soo yun sambil menyentuh wajah Kyuhyun.
“andwe. .,kau bercanda. .haha. .”
“siapa yang cemburu?” seru Yoora sambil berjalan dari arah berlawanan.
“kau darimana? Kupikir kau ada didalam, hampir saja aku mengetuk pintu” sahut Soo yun
“aku baru saja dari tempat ahjussi. Memastikan soal rekening air yang harus kubayar bulan ini” terangnya sambil merapikan rambutnya.
“kalian akan pergi sekarang?” potong Kyuhyun penasaran
Soo yun memandang Yoora, seolah menguatkan pertanyaan Kyuhyun.
“kurasa , ya. Pesawatnya tiba satu jam lagi.”
“lalu apa yang kita tunggu? Ayo cepat Yoora.”
“yah!. Aku bisa berjalan sendiri tanpa kau tarik-tarik seperti ini.” Seru Yoora sambil melepas tangan Soo yun yang menarik-narik mantelnya.
“Kyu. Kami pergi dulu.” Seru Soo yun diambang pintu gedung apartemen mereka sambil melambai ke arah Kyuhyun.
Kyuhyun mengangkat tangannya dan tersenyum simpul.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar