sesampainya diapartemen mereka, Hyuk jae pamit pada mereka bertiga, terutama pada Yoora. kakak Soo yun itu mendaratkan sebuah kecupan hangat didahi Yoora sebelum dia pergi.
"kau ikut ke apatemenku Lee Yoora. ada yang harus kau ceritakan padaku bukan?",ujar Soo yun sambil menarik Yoora nauk ke lantai dua.
"Selamat malam Kyuhyun, sampai jumpa besok", sambungnya lagi.
"ya, selamat malam Soo yun ah", sahut Kyuhyun tersenyum
setelah masuk ke apartemen Soo yun, Yoora langsung mengambil tempat di sofa besar milik Soo yun, bersiap diwawancara. sementara Soo yun pergi ke dapur dan mengambil dua gelas jus jeruk.
"jadi bagaimana?", ujar Soo yun sambil menyodorkan gelas pada Yoora.
"apanya yang bagaimana?", jawabnya pura-pura bodoh sambil meminum jus jeruknya
"halah, jangan pura-pura bodoh, Lee Yoora! kau tahu betul apa yang ku maksudkan. Lee Hyuk jae. Hyukkie oppaku?", sambung Soo yun lagi sambil duduk disamping Yoora.
"oh, dia. . ", wajahnya tiba-tiba kembali memerah
"kalian pacaran? sungguh? sejak kapan? kenapa aku bisa tidak tahu sama sekali perkembangan hubungan kalian sudah sejauh ini?"
"sejak kau mengenalkan kami setengah tahun yang lalu di bandara sewaktu kau mau pulang ke Indonesia itu, aku dan Hyukkie sering bertemu. dia sering mengunjungiku diperpustakaan, mengajakku makan, mengobrol, dan jalan-jalan. oppamu orang yang lucu dan sangat menyenangkan", ujar Yoora sambil tersenyum manis.
"Hyukkie memang baik, walau dia sering juga berkelakuan aneh" sahut Soo yun mengiyakan
"haha.., sejauh pandanganku tentangnya. dia orang yang humoris, baik hati, dan tidak gampang emosi, dan kau tahu bagaimana dia menyatakan perasaannya padaku?"
"bagaimana? bagaimana? ayo cerita!", seru Soo yun penasaran
"mm, tidak jadi la. itu rahasia" sahut Yoora sambil mengerlingkan matanya.
"Onnie curang! tadi dia yang memancing, sekarang bilang begitu. ayo cerita!", Soo yun menggelitiki Yoora sampai Yoora meminta ampun.
"ne.. ne! hentikan! aduh, kau ini. begini, waktu itu aku masih bekerja di perpustakaan seperti biasa. lalu tiba-tiba aku menemukan sebuah foto di meja kerjaku. sebuah foto yang memperlihatkan seseorang berdiri diantara dua rak buku yang tinggi, wajahnya tidak terlihat dengan jelas karena sinar matahari yang datang dari jendela besar didekatnya. tapi aku yakin sekali itu aku,"
Soo yun memperhatikan tiap ucapan Yoora dengan seksama.
"dibelakang foto itu terdapat tulisan tangan,'aku adalah fansmu yang nomor satu'. aku tidak mengerti itu apa. tidak lama, datang seorang kurir mengantarkan sebuah karangan bunga yang cukup besar. mawar putih dan Lili yang harum, kau tau. sangat indah", ujarnya lagi sambil tersenyum
"ada kartu ucapannya, isinya 'fansmu ada di *******'. karena penasaran akupun mendatangi tempat itu. tempat itu restoran yang cukup mewah, yang anehnya waktu aku datang tak seorang tamupun ada disana. seorang pelayan menuntunku kesebuah meja yyang dihiasi lilin-lilin yang indah, didekatnya ada sebuah grand piano putih. saat aku masih bingung, seseorang datang."
"siapa?", tanya Soo yun semakin penasaran
"oppamu. . , memakai setelan yang kupikir adalah penampilan dari seorang pangeran. tampan sekali."
"oppaku memang tampan, seperti halnya aku yang cantik" sambung Soo yun usil
"terserah kau saja",
"hahaha. nah ayo, lanjutkan"
"dia menyapaku dan duduk didepanku. aku masih belum sadar apa yang terjadi sampai dia bilang apadaku bahwa dialah fansku itu. lalu makanan kami datang, kami mengobrol seperti biasa, dan tertawa. setelah itu, dia izin untuk memainkan piano. tak lama, piano indah itu berdenting indah. aku menyadari itu lagu Kang ta, Confession"
terjemahan lagu Confession:
ya.. aku ingin hatimu datang padaku
aku ingin melangkah kedalam matamu yang sedih
tidak bisa.. kau tidak bisa menerima hatiku semudah itu
tapi kuharap kau membuka hatimu dan menerima ku
aku bisa merelakan hari-hariku hanya untukmu
tidakkah kau tahu kaulah yang paling berharga untukku?
seluruh cintaku akan menjadi bintang
yang akan melindungimu disisimu
aku ingin terlelap bersamamu dimalam yang sejuk
tidak banyak yang kumiliki
tapi akan kuserahkan semuanya untukmu
tolong terimalah cinta dan sedikit mimpiku
aku bisa merelakan hari-hariku hanya untukmu
tidakkah kau tahu kaulah yang paling berharga untukku?
seluruh cintaku akan menjadi bintang
yang akan melindungimu disisimu
aku ingin terlelap bersamamu dimalam yang sejuk
tidak banyak yang kumiliki
tapi akan kuserahkan semuanya untukmu
tolong terimalah cinta dan sedikit mimpiku
terima kasih. .
aku akan hidup demi dirimu yang bersedia menerima hatiku
walaupun cahaya diwajahmu meredup aku akan tetap mencintaimu
aku akan tetap mencintaimu
aku akan tetap mencintaimu
"Hyukkie menyanyikan lagu itu khusus untukku. aku benar-benar terharu, bahkan sampai menangis", ujar Yoora sambil menitikkan air mata bahagia.
"oppa, kau beruntung mendapatkan sahabatku. Yoora, kau harus menjaga oppaku satu-satunya itu. berjanjilah", seru Soo yun sambil menghapus air mata Yoora.
"aku janji. . " sahut Yoora sambil tersenyum
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar