Senin, 12 April 2010

part 24

Kyuhyun's story

Kyuhyun merasa senang berada disini. Bahkan dia sangat senang. Karena suasana yang menyenangkan, orang-orang yang ramah. Terlebih lagi karena ada gadis itu. Gadis yang dilihatnya di cafe waktu itu, gadis yang menarik perhatiannya. Gadis yang mampu menyingkirkan rasa frustrasi dan rasa kecewa yang menggumpal jadi satu dihatinya. Membuatnya melupakan hal-hal menyakitkan dan membuatnya tertawa setiap hari.

Gadis di cafe yang dilihatnya waktu itu tinggal satu gedung apartemen dengannya, satu lantai, dan tepat berada di depan apartemennya, apartemen bernomor 202.
Gadis itu menangis tersedu-sedu seusai menonton film dibioskop kemarin. Dia sebenarnya bingung harus bagaimana menenangkan gadis itu.

“filmnya... bagus.. se.. kali” ujar gadis itu parau
Tapi Kyuhyun senang, karena dia tau dialah laki-laki pertama yang diizinkan Soo yun melihatnya seperti itu.

Akhir-akhir ini mereka sering meluangkan waktu bersama. Kyuhyun sering datang ke kampusnya dan mengajak gadis itu makan atau sekedar jalan-jalan dan duduk ditaman.

Ini pertama kalinya Yuri tidak teringat pada Seo hyun, tidak merasa sedih dan terluka lagi. Hanya bahagia.

Melihat Soo yun setiap hari saja sudah seperti mengisi ulang tenaganya yang habis.


Hari ini gadis itu mengajaknya-nyaris memaksa- pergi ke tempat dimana banyak wahana-wahana yang mampu memutar otak 180 derajat, mengaduk-aduk isi perut, dan membuat kaki lemas. wahana bermain.

Kyuhyun tidak suka ke tempat itu, baginya itu adalah tempat yang hanya diperuntukkan untuk anak-anak. Sepanjang hari itu, gadis itu menyuruhnya menaiki hampir semua wahana disana.

Sekarang Kyuhyun duduk disofa yang menghadap ke jendela besar di ruang tamunya sambil memegang selembar foto.

Fotonya bersama dengan Soo yun didepan Merry Go Round (kuda putar). Difoto itu keduanya tersenyum menghadap ke kamera dengan permen kapas ditangan mereka.

“apa kau bahagia sekarang Cho Kyuhyun?,” tanya Kyuhyun kepada dirinya sendiri sambil menatap foto itu.

“ne.” Sambungnya sambil menatap kelangit-langit ruangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar