Senin, 12 April 2010

part 22

“film yang bagus” seru Kyuhyun

Tak ada jawaban.

“Soo yun ah? Kau masih menangis?,” tanya Kyuhyun sambil berjalan mendekatinya.

“ayolah, jangan menangis lagi. Jika orang-orang melihat ini, mereka akan mengira aku menjahatimu” ujarnya sambil mengacak-acak rambut ikal Soo yun.

Tanpa disadari Kyuhyun, apa yang dilakukannya membuat Soo yun teringat pada seseorang yang sangat dirindukannya.

“begitu lebih baik. Ayo tersenyum. Kau jelek sekali kalau menangis” seru Kyuhyun sambil tersenyum.

Soo yun hanya tersenyum sambil mengusap air mata yang masih menetes dipipinya.

Sudah empat bulan berlalu. Semuanya berjalan dengan baik. Termasuk hubungan Soo yun dan Kyuhyun. Mereka sering makan bersama dan menghabiskan waktu bersama. Terkadang Yoora sering komplain karena dia di nomor duakan.

“kau harus menjaga Soo yun ya,Kyuhyun ah. Dia adikku yang berharga.” Seru Yoora

“baiklah Noona!”seru Kyuhyun usil

“kau mulai seperti Soo yun! Kalian berdua sama saja!” balas Yoora

Keduanya tertawa dan pergi.


“aku ingin makan es krim” seru Kyuhyun sambil merentangkan tangannya lebar-lebar.

Hampir memasuki musim panas. Udara sudah mulai terasa gerah. Keduanya berjalan di daerah pusat kota.

“aku mau rasa mint” jawab Soo yun

“baiklah, ayo!” seru Kyuhyun lagi sambil menggandeng tangan Soo yun

“n..ne..” sahut Soo yun gagu

Sebulan terakhir ini komunikasinya dengan Heechul kurang baik. Bukan bertengkar. Tapi mereka jarang berkomunikasi. Saat Soo yun yang mengirim email duluan tiga hari kemudian baru dibalas. Jika Soo yun sama sekali tak mengirim email maka tak ada juga email yang datang dari Heechul. Bisa seminggu menunggu email datang darinya.

Hal itu awalnya mengganggu pikiran Soo yun. Tapi tak lama, seseorang membuatnya tak bisa terus menerus bersedih dan memasang wajah muram. Kyuhyun, laki-laki itu selalu membuatnya senang dan selalu tersenyum. Hari-harinya yang seharusnya suram karena kepergian Heechul, jadi terasa menyenangkan karena keberadaan Kyuhyun disampingnya.
Angin musim seminya yang pergi kini berganti angin musim panas yang menyenangkan.

“jalan-jalan sudah. Es krim sudah. Sekarang apa?” tanya Kyuhyun sambil menghitung dengan jarinya.

“mm, bagaimana kalau.....” ujar Soo yun berbinar-binar

“ooh, tidak! Aku tidak mau pergi ke tempat itu.” Seru Kyuhyun sambil berhenti berjalan.

“ayolah Kyu.” Ujar Soo yun sambil menarik lengan Kyuhyun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar